PETANI MISKIN KARENA MEKANISME PASAR BURUK

PETANI MISKIN KARENA MEKANISME PASAR BURUK

Rendahnya kesejahteraan petani di Indonesia disebabkan mekanisme pasar yang tidak melindungi petani. Pasalnya petani tidak menerima keuntungan layak karena terbebani biaya distribusi yang tinggi serta harga jual hasil pertanian kepada pengumpul rendah.
Menurut penelitian kami, permasalahan kesejahteraan petani di Indonesia itu Karena pasar dan pemasarannya yang buruk. Ini yang perlu diperbaiki.
Kementerian pertanian (kementan) mengakui kondisi petani inonesia terjebak pada system pasar yang tidak menguntungkan akibat besarnya biaya logistic.
Permasalahan mekanisme pasar terjadi karena jenjang distribusi produk pertanian yang panjang. Hal itu dapat sedikit teratasi jika infrastruktur sudah diperbaiki.
Permasalahan menjadi sangat berjenjang, dari petani, pengijon, hingga pengumpul. Kalau infrastruktur bagus petani bisa langsung jual ke pasar.
Disisi lain, petani tergencet oleh murahnya produksi pertanian impor yang masuk dengan menikmati bea masuk rendah.
Karena itu, imbuhnya, kementan meminta subsidi bahan bakar minyak (BBM) dialihkan pada perbaikan infrastruktur pertanian di pedesaan. Meski begitu, kementan juga tetap meminta supaya petani diberikan bantuan langsung sementara mandiri (BLSM)
Meski tidak mengungkap bentuk proyek infrastruktur tersebut, ia mengungkapkan untuk keperluan tersebut dibutuhkan dana sekitar 8 trilyun.
Namun kementan juga menghendaki BLSM dibagikan karena implikasi kenaikan ongkos BBM subsidi ini akan berdampak pada naiknya harga angkutan.
Padahal sejumlah organisasi petani dan nelayan justru meminta agar BLSM tidak disalurkan dan diganti dengan pembagian pupuk dan benih gratis karena akan lebih berdampak secara luas bagi petani.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s